“I’m just sitting here watching the wheels go round and round
I really love to watch them roll” –John Lennon-
Terkejut, terkagum dan juga
gembira adalah eksprsi ku saat mengetahui alasan guru SMA ku memakai
gibs d tanggan kanannya, guru kimia berumur paruh baya yang biasa
memaksa anak-anak kelas 3 untuk ikut Pendalaman materi (PM) itu terpaksa
memakai gibs dikarenakan alat maha mega super keren “Skateboard”, ya
dia terjatuh di lapangan sekolah saat mencoba memainkan papan beroda
yang sedang dimainkan beberapa murid sekolah di suatu siang, sebuah
momen yang tidak bisa kusaksikan langsung karena pada saat bersamaan aku
sedang berkonsentrasi mengalahkan teman sekelasku dalam permainan
Winning eleven di suatu rental dekat sekolah, kami bermain sekaligus
bersembunyi dari guru kimiaku dalam usahanya memaksa anak-anak kelas 3
untuk ikut pendalaman materi.
sayang ya pak, coba bapak lahir di jaman
saya, kan kita bisa maen bareng :)
Entah apa yang dipikirkan orang
tua tersebut saat mencoba memainkan skateboard, tapi yang ada
dipikirkan ku saat mendengar kata skateboard adalah sesuatu yang seksi
dan sedikit berbahaya, walaupun pengucapan katanya sedikit ribet bagi
beberapa lidah orang Indonesia, seperti nenek-nenek di tambun yang
terdengar heboh saat mengatakan “haatt!! bocah pada maenan kasbor!!”
masih terdengar seksi bagi ku. Bahkan teman sekaligus guru yang ngajarin
gw maen skateboard mengaku saat ereksi nonton bokep, yang ingin
dilakukannya adalah bermain skateboard…hahaha.
Ada sesuatu ketertarikan
yang tak bisa dijelaskan antara manusia dengan papan ajaib ini, abang gw
juga pernah bilang sewaktu papanya patah, dia berasa kaya putus sama
pacar, dan ada juga kata-kata yanglebih ekstrim “No skate I die. no girl
I live”, dia enak ngomong gitu karena udah punya pacar `j sobh..haha
kalian pernah nonton kura-kura
ninja atau film back to future? keren ya orang yang pake
skateboardnya..hehe.. ya dalam kenyataanya film back to future
berpengaruh pada pesatnya penyebaran yang sebelumnya merosot akibat
bommingnya roller disco dan bmx pada awal 80an. Sebelumnya skateboard
sempat popular diantara para peselancar untuk mempraktikan atau
melakukan manuver-manuver selancar yang sederhana. Jika ingin lihat
lebih lagi bagaimana awal-awal perkembangan ini, gw saranin
banget tonton deh film Lord of Dogtwon. Sebuah film yang
berdasarkan kisah nyata, di ceritakan langsung Stacy peralta yang juga
salah satu dari tiga tokoh utama dalam film ini disamping Tony Alva dan
Jay Adams.
Setelah nonton film ini Jay
Adams aka J-Boy resmi gw jadikan karekter dia panutan dalam beridealisme
diurutan belakang abang gw, di film ini lu bakal liat sebangor,
sebegajulan dan setengilnya tuh anak diantara teman-temannya, dia juga
orang yang paling setia kawan, sayang sama nyokapnya dan gak terlalu
ribet dengan sama urusan sponsor. Di saat teman-temannya sedang
menikmati limpahan uang dari para sponsor dia malah bermoshing disuatu
gig kecil bersama teman berandalannya yang memainkan aliran musik baru
pada saat itu, ya musik Hardcore.
Musik dengan skateboard juga
punya hubungan erat,pernah dengar skate punk? skate punk merupakan
subgenre dari punk rock yang berasal dari west coast harcore punk. Gak
ada yang bisa definisiin si skate punk tuh kaya gimana, cuman lu cukup
definisiinnya dengan musik punk rock yang enak didenger sambil maen
skate dan biasanya musik itu juga yang menjadi soundtrack dalam
video-video skate, tapi kayanya sekarang udah gak selalu musik skate
punk yang jadi soundtraknya. Dibeberapa Video yang ku copy dari temenku, cuman video bikinan Thrasher sama Blind yang kentel banget Skate
Punknya.
Mungkin karena Punk dan
Skateboard bisa dibilang kental Independentnya jadi terasa klop. Ironis
dengan tidak dimasukannya skateboard dalam cabang olah raga Pekan
Olahraga Nasional sementara beberapa Skater tanah air membawa nama
Indonesia dalam event Internasional, tapi mungkin itulah yang menjadikan
olahraga ini tetap Independent, toh kita tetep bisa santai bermain
ditempat umum,bertemu teman baru dan secara kolektif membuat alat untuk
menambah keasyikan bermain, selama gak diusir security mah sikat
terus…!!
Dedengkot skate di tempat ku pernah bilang, “biar trick gitu-gitu
aja yang penting tiap sore maen”. Suatu kata-kata sederhana yang
menghibur dikala berusaha mendapatkan trick baru yang sulitnya
naujubillaminjalik. Kata-kata yang keluar dari orang sederhana yang
menikmati kebahagiaannya dengan bermain skate tiap sore (kalo gak ujan)
sambil bercerita apa saja dengan orang-orang yang bermain disana.
Seperti jargon dari band FESTIVALlS “Bahagia itu sederhana”.
Sayangnya harga satu set sebuah
skateboard itu tidaklah sederhana, harganya bisa berkisar diatas
1jutaan yang barunya, fak!!! semoga segera setelah urusan kesejahteraan
rajyat yang didemokan oleh orang-orang adalah demo turunkan harga
skateboard (amin). Agar tidak ada lagi orang yang patah hati tidak bisa
main karena ketidaksanggupan membeli. Sementara ini cukuplah berbahagia
dengan apa yang ada, toh masih ada majalah lokal
HappenSkateboarding
yang bisa didapatkan secara gratis sebagai pemuas bacaan seputar
skateboard, toh maennya juga gak bayar, toh badan kita jadi sehat karena
berolah raga asal gak keseringan jatuh, toh kalo udah oke kita bisa
tebar pesona ke cewe-cewe..hahaha
Sebenernya masih banyak
banget yang masih pengen aku tulis tentang segala keseksian skateboard.
tapi berhubung hari sudah menjelang pagi dan otak juga udah males mikir lagi,
berhenti dimari aj ya sobh, kapan-kapan kita bahas lagi alat ajaib dan
keajaiban yang dibuatnya ini :)